Inilah Korban Perang Tarif Antar Operator



Mulai tanggal 15 Februari 2010 pemerintah memberlakukan larangan promosi tarif gratis layanan telekomunikasi untuk lintas operator (off net). Selain itu dua tahun silam tepatnya pada 24 Desember 2008, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) juga pernah mengirimkan surat No.325/BRTI/XII/BRTI perihal larangan promosi tarif nol dan pemberian bonus gratis untuk layanan SMS antar operator. Sayang seribu sayang😦 hal ini tak disikapi serius oleh operator. Buktinya sobat dan termasuk saya sendiri justru malah menikmati perang tarif yang di kobarkan operator-operator😛 Coba saja baru saja larangan di berlakukan, salah satu operator besar justru memberikan gratis 50 SMS lintas plentis eh, operator kepada pelanggannya. Perang tarif bukannya tanpa akibat. Yang dikuatirkan oleh konsumen kemungkinan besar adalah kualitas layanan yang semakin buruk. Karena sudah dapat dipastikan akan terjadi overload pada jaringan akibat tarif murah atau gratis. Jadi sobat pilih yang mana ?🙄 Dalam benak saya pilih tarif murah dan layanan prima😀 Perang tarif juga mengakibatkan konsumen sering berpindah-pindah operator. Apalagi harga kartu perdana yang juga jor-joran. Pernah saya menemui salah satu konter ponsel yang menjual kartu perdana CDMA seharga 2000 rupiah😆 Padahal lebih sepuluh tahun yang lalu harga kartu perdana masih ratusan ribu termasuk layanan antar gratis langsung ke rumah pembelinya😛 Dari semua itu ada saja keuntungan yang bisa di petik akibat perang tarif antar operator tersebut. Dan inilah korban yang beruntung tersebut …………

Berpindah-pindah operator bagi sebagian konsumen adalah hal wajar untuk mencoba tarif operator yang paling murah. Sehingga bagi operator yang kalah promosi akan ditinggalkan konsumennya. Banyak kartu perdana yang expired / kadaluarsa atau simcard yang dipakai pulsanya saja karena perdananya yang murah lalu simcard dibuang.

Iseng saya kumpulkan bekas simcard kadaluarsa dari orang-orang yang bete, lalu saya buat lubang mini dan saya masukkan kedalam cincin gantungan kunci. Hasilnya seperti gambar dibawah🙂

Dan tas dinas inilah si korban yang diuntungkan dari perang tarif antar operator.

Menarik bukan ? Siapa mau jadi korban selanjutnya ?😆

* Baca juga :
Kisah kematian ME75
Bukan kisah pembobolan ATM tapi ponsel !

6 comments on “Inilah Korban Perang Tarif Antar Operator

    • Iya nih, apalagi dengar-dengar nanti akan ada unifikasi semua operator dalam satu nomor saja. Wah gantungan ini bakal jadi barang langka:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s