Siapa Mau Receh ?



Hayo siapa yang mau uang receh ? Klo saya nggak bakalan nolak jika diberi receh, walaupun jumlahnya ‘cuma’ 1 kontainer 40 feet:mrgreen: Bicara uang receh itu seperti membicarakan sesuatu yang remeh bin sepele. Bahkan putra bungsu saya yang baru berusia 3 tahun kalau di beri uang jajan lima ratusan logam selalu nyeletuk : “Yaa ‘cemeen’ masa ‘gopek’ doang !” Yah begitulah nasibmu, selalu dikecilkan dan dikucilkan. Siapa yang salah dalam hal ini, yang mencetak uangkah ? Ataukah kasir-kasir yang menolak recehan yang wajib disalahkan ?🙄 Tapi jangan keburu pesimis jika Agan punya uang recehan, saya punya sebuah trik agar uang recehan Agan bisa laku dimana saja, terutama di meja kasir yang sering nolak uang recehan dari Agan😉 Mau tahu caranya ? ( He he … ini bukan jebakan Betmen deh, dijamin ! )

Pertama-tama siapkan bahan yang diperlukan : uang recehan, selotip, dan plastik bening ( saya pakai plastik bekas bungkus voucher ).

Lalu buatlah bungkusan yang isinya recehan ( layaknya bingkisan yang biasa Agan dapat kalau menghadiri acara nikahan …. he he he ) yang masing-masing berjumlah seribu rupiah.

Hasilnya akan terlihat seperti penampakan dibawah ini. Lebih manis bukan ? Dijamin recehannya tetap bersih dan mulus🙂

Nah sekarang siapa kira-kira yang tega menolak recehan cantik dan unik tersebut …. ?😆 Nggak percaya ? Sudah saya praktekkan buat bayar parkir di ITC lho dan tahu nggak apa responnya ? Mereka bengong dan nyengir ‘kuda’ melihat ‘hadiah’ dari saya tersebut🙂

* Baca juga :
plentis mulai belajar merangkak
update hari ini, rencana penyatuan
pagerank-ku naik
maaf, saya menunggu keyboard baru
maaf, pulang kampung Mode On
kopi pagi
Pulsa Cantik
Pengunjung Blog Ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s